MODUL 3
Nama : Muhammad Naufal Devendra
No. BP : 2410952055
Tanggal Praktikum : 20 Mei 2025
Asisten : Muhammad Agung Maulana
Adnan Kasogi
Hukum Ohm
Hukum Kirchoff
Kirchoff 1
Kirchoff 2
Voltage Divider
Current Divider
Prosedur Percobaan
1. Hukum Ohm
a. Buatlah rangkaian seperti di gambar bawah ini
a. Buatlah rangkaian seperti di gambar bawah ini
Rumus ini menunjukkan bahwa besar tegangan pada R1 sebanding dengan nilai resistansinya terhadap total resistansi seluruh rangkaian.
4. Teorema Mesh
R terbaca | R perhitungan |
560 Ω | 21.523,8 Ω |
1000 Ω | 40.272,72 Ω |
2000 Ω | 215.000 Ω |
I 1,2,3 (perhitungan) | I total | I perhitungan |
12 mA | 24 mA | 8,6 mA |
7 mA | 24 mA | 7,1 mA |
5 mA | 24 mA | 6,4 mA |
Arus total yang diukur adalah 24 mA, sementara hasil perhitungan dari ketiga resistor (560Ω, 680Ω, 750Ω) menghasilkan total 19,1 mA. Selisih ini masih wajar dan bisa disebabkan oleh toleransi resistor atau ketidakakuratan alat ukur. Secara umum, Hukum Kirchhoff tetap terpenuhi karena hasil perhitungan mendekati nilai pengukuran.
2. Bandingkan nilai V total perhitungan dengan V total pengukuran!
Jawab :
V 1,2,3 (perhitungan) | V total | ∑V |
1,284V | 5,019V | 5,97V |
1,865V | 5,019V | 5,97V |
1,870V | 5,019V | 5,97V |
Tegangan total yang terukur adalah 5,019V, sedangkan jumlah tegangan pada tiap resistor mencapai 5,97V, selisihnya sekitar 0,951V. Seharusnya, sesuai Hukum Kirchhoff II, jumlah tegangan di seluruh loop harus sama dengan tegangan sumber. Selisih ini kemungkinan karena toleransi resistor, kesalahan ukur, atau alat yang kurang presisi.
-Voltage & Current Divider
1. Bandingkan nilai I total perhitungan dengan I total pengukuran!
Jawab :
I 1,2,3 (perhitungan) | I total | I perhitungan |
5 mA | 15 mA | 5 mA |
5 mA | 15 mA | 5 mA |
5 mA | 15 mA | 5 mA |
Pada praktikum, arus total yang diukur sebesar 15 mA dan hasil perhitungan teoritis juga 15 mA. Hal ini menunjukkan bahwa prinsip pembagi arus (current divider) bekerja sesuai teori, terutama karena ketiga resistor memiliki nilai yang sama, yaitu 1kΩ. Kesamaan ini membuat pembagian arus merata dan hasilnya sesuai dengan perhitungan.
2. Bandingkan nilai V total perhitungan dengan V total pengukuran!
Jawab :
V 1,2,3 (perhitungan) | V total | ∑V |
1,767V | 5V | 5,001V |
1,683V | 5V | 5,001V |
1,685V | 5V | 5,001V |
Hasil praktikum menunjukkan tegangan 5V, sementara perhitungan teoritis 5,001V. Selisihnya sangat kecil dan bisa diabaikan, menandakan prinsip pembagi tegangan (voltage divider) berjalan dengan baik dalam kondisi eksperimen yang stabil.
- Teorema Mesh
1. Bandingkan nilai resistansi terbaca dengan terukur!
Jawab :
Resistansi | |
Terbaca | Terukur |
1000 Ω | 1006 Ω |
1000 Ω | 1002 Ω |
1000 Ω | 1032 Ω |
1000 Ω | 999 Ω |
1000 Ω | 1001 Ω |
1000 Ω | 1001,5 Ω |
1000 Ω | 1002 Ω |
Secara umum, resistansi terukur tidak jauh berbeda dari nilai nominal 1000Ω, dengan selisih sekitar ±10Ω. Perbedaan ini masih wajar karena masuk dalam batas toleransi resistor (±1%–5%), menunjukkan komponen masih sesuai spesifikasi dan layak digunakan.
2. Bandingkan arus terukur dan arus hasil perhitungan!
Jawab
Arus (mA) I=V/R | Arus Mesh (mA) | |
2.88 | IRa=I total | 2,88 |
0,78 | IRb = Ia | 0,78 |
0,25 | IRc = Ib | 0,25 |
2,11 | IRd = Ic = I1-I2 | 2,1 |
0,52 | IRe = Id = I2-I3 | 0,53 |
0,26 | IRf = Ie = I3 | 0,25 |
0,79 | IRg = If = I2 | 0,78 |
Arus perhitungan dihitung dengan rumus I = V/R, sementara arus terukur diambil dari simulasi. Meski nilainya mirip, perbandingan kurang tepat karena arus loop sebenarnya tidak tersedia. Kolom "Arus Mesh" hanya menyalin hasil perhitungan, bukan dari analisis mesh secara manual.
Download Laporan Akhir [Klik Disini]
Download Video Percobaan [Klik Disini]
Comments
Post a Comment